Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penaklukan dan Periode awal kekuasaan Islam di Spanyol

Penaklukan dan Periode awal kekuasaan Islam di Spanyol

Kepoingue.com - Pada Juli 710 M, pengintaian pertama kali dilakukan oleh orang kepercayaan Musa Ibn Nushair. Ia merupakan Gubernur di Afrika Utara pada saat kekhilafahan Umayyah. Dengan membawa 100 pasukan kaveleri (berkuda) dan 400 pasukan Invanteri (Pejalan kaki). Mendarat di daerah semenanjung selatan benua erop, yang dikenal saat ini kota tarifa. Dan mememukul mundur pasukan Bizantium (Roma) di wilayah barar Kartago, dan dengan perlahan pasukan dari Musa ibn Nushair memukul mudur dan meluaskan wilayah penyerangan hingga sampai ke Atlantik. 

Kerena memiliki hasrat yang besar, Musa ibn Nushair mengutus budak barber dan memimpin 7000 pasukan yang sebagian terdiri dari orang-orang barber. Selain itu, terdorong kerena adanya konflik penguasa di Spanyol Gotik Barat. Dengan mengepalai 12000 pasuka, Thariq berhadapan langsung dengan Raja Roderick pada 19 Juli 711 M, di mulut (muara) sungai Barbate, pesisir laguna janda. 

Setelah kemenangan melawan Raja Roderick, pasukan Islam tidak banyak menemui kendala dalam menaklukan spanyol, hanya ada sedikit perlawanan dari para satria daerah Gotik Barat. Musa ibn Nushair membagi tiga pasukan inti dalam penaklukan Spanyol. Satu pasukan merebut kota arkidona tanpa perlawanan berari, pasukan kedua merebut kota Elvira, sedangkan pasukan kaveleri bawah komando Mughit al-Rumi (orang romawi) menyerang kota kordova (kordoba) Andalusia. 

Ekspedisi terakhir pasukan Islam di Spanyol, merupakan yang terbesar dalam sejarah Islam pada abad tersebut. dipimpin oleh Abd al-rahman ibnu al-Ghafiqi seorang amir (pemimpin/hakim) Spanyol penerus al-Samh. Abd al-Rahman bergerak melalui Pyrenees barat (pegunungan perenia), pada awal musim semi 732 M. setelah menundukkan Duke Eudes di tepu sungai Garonne, selanjutnya mengempur Bordeaux dan membakar gereja-gereja serta melanjutkan ke utara  ke kota Tours, dimana kota tersebut merupakan tempat peristirahatan jasad st, Martin yang dipercayai nabi oleh orang-orang Gaul. Terdapat banyk ritus-ritus dab persembahan dari orang-orang Tours, membuat daya Tarik bagi kelompok penakluk.

Kerena ada perselisihan mazhab tersebut, Pemerintahan banu umayyah akhirnya jatuh dan timbul penguasa baru yaitu Dinasti Abasiyah dimana pendukung utamanya adalah kaum yamaniah, sedangkan Aliyah dengan sendirinya bersimpati terhadap penguasa baru ini. untuk kelompok lainnya tetap setia terhadap dinasti Umayyah walaupun sudah mengalami kekalahan dan keruntuhan. 


Pemberontakan

Runtuhnya dinasti Umayyah di Sepanyol digunakan oleh orang-orang barber untuk bermigrasi ke Afrika dan menganut oktri Kharijiyah. Runtuhnya dinasti Umayyah di Sepanyol digunakan oleh orang-orang barber untuk bermigrasi ke Afrika dan menganut oktri Kharijiyah. Mereka menjadi satu komponen masyarakat yang mengangu  penguasa, dengan alasan mengeluhkan perbedaan wilayah yang ditempati dimana mereka menggangap bahwa, kelompok mereka merupakan kelompok yang memikul beban yang paling berat namun tidak setimpal denga napa yang didapatkan. Sedangkan orang-orang arab mengambil posisi paling nyaman didaerah wilayah spanyol. 

Ketidakpuasan ini menimbulkan berbagai konflik dan pemberontakan, pada 734-742 M api pemberontakan berkobar dari Maroko sampai Kairo, menyebar hingga Spanyol da mengancam berbagai koloni Arab di Spanyol. Pada tahun 741 M di bawah kepemimpinan khilafah Hisyam mengirimkan 27 ribu pasukan yang berisikan orang-orang Suriah untuk menumpas pemberontakan yang dilakukan bangsa barber di Afrika, di bawah komando Balj ibn Bisyr al-Qusayayri , namun pada akhirnya orang-orang suriah tersebut menjadi penduduk baru, dan memiliki kepentingan tersendiri dengan ditandai oleh kesetian teguh terhadap Umayyah. 


Emirat Umayyah di Spanyol

Pada tahun 750 M, Bani Abbasiyah meraih tampuk kekuasaan dengan ditandai pembataian massal keluarga Umayyah oleh kelompok Abbasiyah. Abd al-Rahman ibnu Muawiyyah cucu dari khilafah kesepuluh dari Damaskus merupakan keturunan Umayyah yang selamat dari pembantaian massal oleh dinasti Abbasiyah, dengan cara melarikan diri melewati Palestina, Mesir dan Afirika Utara. Abd al-Rahman, beberapa kali lolos dari kejaran telik sandi, pasukan hitam dan beberapa pencobaan pembunuhan oleh Gubernur setempat yang mengikuti perintah dari Abbasiyah. 

Kekuasaan atas provinsi Kordova (kordoba) tidak serta merta menjadi penguasa penuh Spanyol-Islam, kerena ulah Ibn al-Arahman di bagian utara hinga pada akhirnya berbuah pada terbunuhnya ia didekat kawasan Toledo, setelah meninggal Fungsi dan kedudukan kota tidak dirubah hingga 764. 

Sedangkan pemberontakan dilakukan oleh kelompok Yamaniyah dan Syiah merupakan provokasi dari orang-orang (agen) Abbasiyah. Sedangkan pemberontokan yang dilakukan oleh orang-orang barber bisa ditumaskan setalah memakan waktu 10 tahun lamanya. Walaupun ditumpaskan, kaum barber tidak pernah menerima dan memaafkan penguasa-penguasa arab kala itu, kerena telah mengambil dan menguasai kawasan/ wilayah yang sudah ditaklukan dan tidak membaginya. 

Dua tahun sebelum meninggal, tepatnya di Tahun 788 Abd al-Rahman membangun kembali masjid kordova (Kordoba). Dimana masjid tersesebut, keindahannya menandingi dua rumah ibadah yang agung agama Islam Yaitu Masjid Yarusalem dan Ka’bah di Mekah. Setelah disempurnakan dan diperluas oleh penerusnya, Mesjid Kordoba tersebut segera menjadi Ka’bah Islam di Barat. 

Dinasti yang didirkan abd al-Rahman 1 dijuluki al-Dakhil (Pendatang Baru) oleh para penulis kronik arab. Bertahan selama tiga perempat abad (756-1031), dinasti ini mencapai puncaknya pada amir kedelapan Abd al-Rahman 3 (912-961). 

Kemunduran Umayyah di Spanyol 

Salah satu penyebab kemundurunan khilafah Umayyah di Spanyol merupakan imbas dari kematian pejabat berbakat yaitu: al-Hajib al-Manshur Tahun 1002 M. yang merupakan Jendral dan Negarawan yang hebat di Kawasan Spanyol-Arab, sehingga berakhir pula masa Umayyah di Kawasan Spanyol dan Semanjung Eropa. 

Tugas Utama Penerus Abd al-Rahman

Sejumlah tugas penerus yaiutu mengamankan wilayah dan mencari penyelesaian antara dua elemen penduduk seperti kecemburuan sosial atas kelompok Kristen dan Islam di Spanyol, selain itu terdapat kecemburuan kelompok Islam arab lama dan Islam mualaf Spanyol

Menerapkan konsep pajak penghasilan (Jizyah) yang dibebankan kepada kelompok Kristen dan Yahudi, dengan nilai bervariasi antara 12, 24, dan 48 dirham, sesuai dengan kemampuan status penghasilan pembayar pajak. Selain itu, Abd al-Rahman al-Dakhil tidak memunggut pajak kepada Permpuan, anak-anak, Jompo, kelompok miskin, rahib, dan penderita penyakit kronis. 



Kerusuhan-kerusuhan Sipil

Kecewa terhada kempemimpinan Al Hakam

Di daerah kordova pada tahun 796 – 822 muncul berbagai kerusuhan sipil yang disebabkan oleh kekecewaan terhadap kepemimpinan al-Hakam serta terhadap sikap serta perilaku pengawal al-Hakam yang merupakan orang negro kerena tidak bisa berbahasa arab. Dan berujung pada konsvirasi pengulingan kepemimpinan Al-hakam yang berakhir di tahan dan disalib. 

Mengungsi ke Maroko

Akibat dari kerusuhan oleh kelompok sipil dimana puncaknya pada tahun 814, dibawah pempinan seorang faqih barber, berhasil mengulingkan Al-Hakam. Dimana akibatnya, 8 ribu keluarga al-hakam mengungsi besar-besaran ke Kawasan Maroko, lebih tepatnya di kota Fez yang kelak menjadi ibu kota sebuah kerajaan yang dibangun oleh Idris II. Sedangkan 15.000 lainnya mendarat di Iskandariah. Disana mereka menguasai kota kecil itu hingga 827. Dimana pada akhirnya, mereka dipaksa melarikan diri oleh seorang jendral bawahan khalifah Al-Ma’mun.

Para Amir Ummayah di Kardova

1. Abd. Ar-Rahman I (756-788)

2. Hisyam I (788-796)

3. Al-Hakam I (796-822)

4. Abd. Al- Rahman II (822-852)

5. Muhammad (852-886)

6. Al-Munzir (886-888)

7. Abdullah (888-912)

Muhammad

8. Abd. Ar-Rahman III (912-929, jadi khalifah 929-961)

Kekhalifan Ummayah di Kardova

Ketika Abd Al-Rahman III menggantikan cucunya Abdullah, pada 912 M. ia berusia 23 tahun, Abdullah menghasut putranya agar membunuh putra yang lain. Muhammad Ayah Abdu Al-Rahman karena kesetiannya diragukan sehingga ia hidup tanpa anak. Meski demikian, Amir (pemimpin) muda itu berhasil membuktikan sebagai pahlwan pada zamannya. Ia memiliki keteguhan hati, keberanian, dan kejujuran yang menjadi watak pemimpin disegala zaman. Dengan kekuatan yang khas yang ia perlihatkan selama periode kekuasaannya, yang panjangnya sekitar setengah abad (912-961) dengan cara memperluas wilayah taklukkannya. Ekiya merupakan kota yang pertama kali menyerah, yaitu di penghujung tahun 912, menyusul berikutnya kota Elvira dan Jaen. Sedangkan Arkidona setuju bupeti Seville membuka gerbang-gerbangnya menjelang akhir 913. Regio mendapat perlindungan dari sejumlah pemberani, pengikut Ibn. Hafshun di gerogoti sedikit demi sedikit. Sedangkan pemimpin mereka (Ibnu Hafshun) selalu menentang di Bobastro hingga pada kematian menjemputnya di tahun 917. Hanya kota Toledo yang tidak bisa ditundukkan oleh Abd. Al-Rahman, tetapi pada 923 menyerah karena kelaparan dan penyerangan bertubi-tubi.

Dinasti Fatimiyah

Dinasti Fatimiyah di selatan Spanyol dan raja-raja Leon Kristen di utara merupakan musuh yang paling berbahaya pada masa kekuasaan Ummayah di Kardova. Ubaydullah Al-Mahdi merupakan pendiri dari dinasti Fatimiyyah di Tunisia pada 909 M. Ibn. Hafshun merupakan sekutu dari dinasti Fatimiyah, karena Dinasti Fatimiyah sebagai keturunan Fatimah, putri Rasulullah sekaligus istri Ali. Para khalifah Fatimiyah tidak mengakui otoritas lain dalam Islam, selain otoritas mereka sendiri.

Keadaan Politik, Ekonomi, dan Pendidikan

Sealama periode Dinasti Ummayyah di Kordova yang kemduian dilanjutkan oleh masa kediktatoran Al-Hajib Al-Mansur 977-1002, ibu kota Ummayyah menjadi kota paling berbudaya di Eropa dan bersama Konstatinopel serta Baghdad. Menjadi satu dari tiga pusat kebudayaan dunia dengan 130 ribu rumah, 21 kota pinggiran, 73 perpustakaan, sejumlah toko buku, masjid dan istana. Ibu kota Ummayyah memperoleh popularitas internasional serta membangkitkan pesona dan kekaguman hati pelancong.

Sisem Administrasi Pemerintahan kekhilafan Barat tidak jauh berbeda dengan sistem kekhilafan timur. Dimana jabatan penting di kekhalifan biasanya dipegang secara turun-temurun. Kendati demikian para perwira dan bangsawan seringkali memilih orang yang mereka sukai. Negara menggantungkan pendapatannya sebagian besar pada bea ekspor dan impor. Negeri Spanyol dibawah kekhalifan Ummayyah menjadi salah satu daratan di Eropa yang paling Makmur dan padat penduduknya.

Kaum Arab Spanyol memperkenalkan metode pertanian yang dipraktikkan di Asia Barat. Merka menggali kanal-kanal, menanam anggur, tanaman, dan buah-buahan lainnya. Mereka juga memperkenalkan padi, aprikod, persik, delima, jeruk, tebu, kapas, dan kunyit. Kawasan Tenggara Spanyol yang beriklim dan bertanah bagus berkmbang menjadi pusat pertanian. Disana gandum dan biji-bijian lainnya, termasuk zaitun dan buah-buahan di tanam di kawasan tersebut. Kemajuan pertanian di Spanyol merupakan salah satu sisi keagungan Spanyol muslim dan menjadi hadiah abadi yang diberikan oleh orang Arab di daratan tersebut. Hingga saat ini Spanyol masih menggunakan dan melestarikan jejak-jejak orang Moor dalam pertanian. Salah satu taman yang paling terkenal di Spanyol adalah Generalife, dalam Bahasa Arab nya Jannah Al-Arif atau surga sang pengawas.

Pemerintah membuat lembaga pembuatan mata uang, dimana model koin logamnya menuru motif-motif mengikuti timur dengan Dinnar sebagai satuan emas, dan Dirham sebagai satuan perak, dan Fals sebagai satuan tembaga dari zaman Islam permulaan. Uang Arab digunakan oleh kerajaan-kerajaan Kristen Utara hampir selama 400 tahun dan tidak memiliki mata uang selain mata uang Arab atau mata uang Perancis. 

Al-Hakam sebagai seorang sarjana dan mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, mendirikan 27 sekolah gratis di ibu kota dan mendirikan universitas Kordova. Dan meraih keunggulan di antara lembaga-lembag pendidikan di dunia, ia mendahului Al-Azhar Kairo dan Nizhamiyah Baghdad. Menarik minat banyak siswa baik kristen ataupun muslim, tidak hanya berasal dari Spanyol melainkan datang dari Eropa, Afrika, dan Asia.

Karena kecintaannya terhadap buku Al-Hakam mendirikan perpustakaan paling besar di ibu kota. Para pegawainya menjelajahi toko buku di Iskinariah, Damaskus, dan Baghdad untuk memebeli atau menyalin berbagai naskah buku berjumlah 400 ribu judul. Judul-judulnya memenuhi 400 katalog setiap jilid, 20 halaman khusus untuk karya-karya puisi Al-Hakam.

Bagian Silsilah Kekhalifan Ummayyah di Kordova

1. Abd. Al- Rahman III (912-961)

2. Al- Hakam II (961-976)

3. Hisam II (976-1009, 1010-1013)

4. Muhammad II (1009-1010)

5. Sulaiman (1009-1010, 1013-1016)

6. Abd. Al- Rahman IV (1018)

7. Abd. Al- Rahman V (1023)

8. Muhammad III (1023-1025)

9. Hisam III (1027-1031)



Negara-negara Kecil Pasca Dinasti Umayyah

Setelah berakhirnya dinasti Umayyah di Spanyol sebagai penguasa, muncul berbagai negara-negara kecil dan memisahkan diri dari Spanyol kerena bertikai dan perang saudara. Yang mana pada akhirnya, takluk oleh dua kekuatan dinasti Barber-Maroko. 

Pada abad ke 11 setidaknya ada kurang lebih 20 negaraa-negara kecil yang berumur pendek, dan mengalami penaklukan kembali oleh negara lainnya.  Negara-nergara kecil yang tidak memiliki sistem pertahanan negara yang kuat, dimana hanya dimpin oleh kepala suku disebut oleh orang-orang arab pada saat itu dengan sebutan muluk al thawa’if, dalam Bahasa Spanyol disebut reyes de taifas atau raja-raja kelompok. 

Sedangkan di kordova  keluarga Jawariayah mengepalai  sejenis negara dengan sistem Republik di tahun 1068, diambil alih oleh Banu Abbad di Sevile. Sejak saat itu, dominasi negara mulim di eropa terpusat di Sevile, yang kedudukannya selalu dihubungkan dengan Korbova. Kota Granada merupakan pusat dari pemerintahan rezim Ziriyah, dimana namanya diambil dari nama pendirinya yang berkebangsaan Berber yaitu ibnu Ziri (1012-1019). 

Kekuasaan Dinasti Murabitun di Spanyol 

Dinasti Murabitun pada awalnya merupakan sebuah paguyubun militer keagamaan, didirikan pada paruh abad ke 11 oleh seorang muslim, di sebuah masjid terletak dipulau Sanegal. Anggota pertama dari paguyuban ini, merupakan orang Lamtunah sempalan dari suku sanhaji. 

Yusuf ibnu Tasyfin (memerintah di tahun 1061-1106), merupakan salah satu pendiri kekaisaran Murabitun di Maroko, pada 1062 pemerintahannya membangun kota Maroko untuk dijadikan ibukota pemerintan, sedangkan kota Sevile merupakan ibukota kedua pemerintahan. Para raja-rara murabitun diberi gelar dengan sebutan, amir al-muslimin.  Dalam otoritas kenegaraan, dinasti Murabitun mengakui khalifah Abbasiyah di Baghdad. Selama lebih dari setengah Abad, dinasi Murabitun diakui dunia untuk pertama kali dalam sejarah, dimana orang-orang barber memainkan peran penting dalam pangung dunia. 


Kekuasaan Muwahhidun

Didirikan oleh Muhammad ibn Tumar (1078-1130), dinasti Muwahhidun pada awalnya merupakan gerakan agama-politik di Maroko. Muhammad ibn Tumar menyandang gelar dibelakang namanya dengan gelar al-mahdi, dan menyatakan sebagai nabi yang diutus tuhan untuk memulihkan Islam kembali kepada bentuk murni dan asli. Dia mengajarkan doktrin tauhid, keesaan tuhan, dan konsep spiritual tentang tuhan kepada sukunya dan suku-suku liar di Maroko.