Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Untuk Mu Yang Berjuang Sendiri

Untuk Mu Yang Berjuang Sendiri

Kepoingue.com - Kerja dan kerja, itu yang menjadi setidaknya terlintas dalam benak masyarakat di Indonesia. Selain kerja ternyata cacian, berita bohong, dan hujatan menjadi makanan setiap hari. 

Sebagai seorang perantau di Ibu Kota, dan menjadi seorang mahasiswa tentunya saya memiliki kesan tersendiri dan kebangaan apa yang telah tecapai oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jauh sebelum menjadi mahasiswa di perguruan tinggi swasta daerah pingiran Jakarta, saya tidak terbayangkan akan secepat ini inspratruktur yang di kerjakan. 

Sebagai contoh, saat liburan akhir semester sebagai orang yang dikelas menengah kebawah transportasi darat adalah pilihan terbaik, mengingat keadaan kantong yang pas-pasan sesuai dengan kondisi mahasiswa yaitu makan senin minggunya puasa. 

Setidaknya butuh tiga hari hingga empat hari untuk sampai dirumah (Kampung Halaman) melalui jalur darat dan melewati Pelabuhan Merak-Bakauheni Lampung. Tentunya tulisan ini hanya sekedar menceritakan bagaimana dahsyatnya, Presiden Jokowi membangun dengan program tol trans sumatera membuat waktu tempuh yang dulunya 3 hari lebih, terkikis hingga 1 hari 1 malam saja, walaupun jalan tol yang dilewati belumlah semulus tol di Pulau Jawa. Seperti tol lampung palembang yang masih dibeberapa titik terputus, entah apa namun dari berita yang saya telusuri dikerenakan belum masuk dalam posisi kerja. 

Tulisan ini, kemungkinan besar akan dihujat oleh kelompok anti Jokowi, namun bagi saya itulah kenyataannya dan bisa dilihat sendiri. Bukan membela ataupun mengagung-agungkan Jokowi, namun itulah adanya, jika dahulu bapak pembangunan adalah Presiden Soeharto, bagi saya Jokowi lah bapak pembangunan yang sebenarnya, dengan dibantu atau eksekutornya Menteri Nyentrik Basuki (Menteri PUPR).

Lihat dari ujung Aceh hingga Papua, pembangunan semakin menjadi prioritas utama. Tidak salah pula bagi saya menggelar Presiden Jokowi sebagai bapak pembangunan, kebetulan beberapa buku yang saya baca bahwa faktor menjadi negara yang maju adalah Pembangunan (Transportasi, Insprastrukur), Teknologi, Kesehatan, dan Pendidikan adalah penunjang utamanya. 

Setiap pulang kekampung halaman, gairah cita-cita dan ekonomi perdesaan sangat tampak. Hal tersebut bukan kerena tersedianya lahan untuk ditanami, namun kerena ada dukungan dari pemerintah pusat dengan memberikan kado istimewa yaitu inspratruktur jalan dan juga Internet. Setidaknya, anak-anak di perdesaan sudah bisa mengenali dunia luar serta bisa menghasilkan uang melalui berbagai cara dengan menggunakan internet. Mungkin hanya segini saja, sedikit opini tersendiri