Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Temui Presiden Jokowi, Amien Rais Bahas FPI

Temui Presiden Jokowi, Amien Rais Bahas HAM FPI

Kepoingue.com - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Amien Rais di Istana Merdeka, selain Amien Rais ada beberapa tokoh yang ikut menemani Presiden Joko Widodo. Tujuan Amien Rais dan Tim TPGF membicarakan perihal HAM FPI.

Presiden Joko Widodo menyatakan kepada Amien Rais dan Tim TPGF, bahwa pemerintah sudah meminta Komnas HAM agar bekerja dengan penuh independensi. Selain itu Presiden Joko Widodo meminta kepada Komnas HAM untuk menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi,  dan apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah dalam peristiwa tewasnya enam laskar FPI di tol Cikampek .

Sebelum kedatangan Amien Rais dan Tim TPGF di Istana Merdeka, Presiden Joko Widodo telah menerima laporan dari Komnas HAM terkai peristiwa laskar FPI. Komnas HAM sendiri telah memberikan rekomendasi kepada pemerintah, terkait kasus tersebut kepada pemerintah untuk kemudian dapat ditindaklanjuti.

“Empat rekomendasi itu sepenuhnya sudah disampaikan kepada Presiden agar diproses secara transparan, adil, dan bisa dinilai oleh publik, yaitu bahwa temuan Komnas HAM yang terjadi di tol Cikampek km 50 adalah pelanggaran HAM biasa,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. dalam keterangannya di Kantor Kepresidenan.

Menko Polhukam Mahfud MD,  menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo dan pemerintah sama sekali tidak ikut campur dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Komnas HAM. Perihal temuan ataupun lain terkait peristiwa tersebut. Pemerintah juga tidak pernah meminta agar Komnas HAM menyimpulkan hasil penyelidikan dan penilaian.

“Kita hanya menyatakan, kalau pemerintah membentuk (TGPF) lagi-lagi dituding timnya orangnya pemerintah, timnya diatur oleh orang Istana, timnya orang dekatnya si A, si B. Oleh sebab itu, kita serahkan Komnas HAM. Komnas HAM silakan menyelidiki, mau bentuk TGPF (tim gabungan pencari fakta) atas nama di bawah bendera Komnas HAM silakan, mana rekomendasinya kita lakukan,” ungkapnya.

Pemerintah juga menyatakan sikap keterbukaannya, apabila terdapat bukti-bukti lain terhadap peristiwa tersebut. Seperti diketahui, penyelidikan Komnas HAM adalah sesuai dengan kewenangan undang-undang, tidak menemukan adanya bukti pelanggaran HAM berat.

“Komnas HAM sudah menyelidiki sesuai dengan kewenangan undang-undang. Enggak ada (bukti pelanggaran HAM berat),” lanjutnya.

Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo yang didampingi oleh Menkopolhukam Mahfud Md. dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, berserta sejumlah perwakilan TPGF meminta adanya penegakkan hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dan tidak tebang pilih. Perwakilan tersebut ialah Amien Rais, K.H. Abdullah Hehamahua, K.H. Muhyiddin Junaidi, Marwan Batubara, Firdaus Syam, Ahmad Wirawan Adnan, Mursalim, dan Ansufri Id Sambo.

Seusai pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo mengantarkan Amien Rais dan rombongan TPGF sampai ke pintu depan Istana Merdeka dan melepaskan rombongan yang berlalu meninggalkan Istana Merdeka.

Penulis: Bagus Setiawan