Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Moeldoko Ketum Demokrat, KLB Pecat AHY dan SBY Dari Partai Demokrat

Moeldoko Ketum Demokrat, KLB Pecat AHY dan SBY Dari Partai Demokrat

Kepoingue.com - Perebutan kursi tertinggi Partai Demokrat (PD), melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat berpotensi menyingkirkan Agus Harimurti Yudhoyono dari kursi Ketua Umum. Pasalnya KLB Demokrat kali ini mengupayakan menghilangkan tradisi Politik Dinasti.

Tagar #MoeldokoKetumPDSah dan tagar #SBY trending topik hari ini. Tentunya hal itu bermuara pada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat pasca terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3) lalu.

Diketahui, bahwa forum KLB tersebut juga memecat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketum PD. Dan mengangkat KSP Moeldoko menjadi ketua umum baru bagi partai belambang mercy tersebut, walaupun demikian KLB tersebut merupakan mekanisme dari anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) partai.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa KLB yang diselenggarakan pada Jum’at lalu, di Deli Serdang, Sumatera Utara merupakan upaya Gerakan Pengambil alihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) tersebut ilegal (tidak sah).

"Kesimpulannya, semua persyaratan untuk KLB ini gagal dipenuhi, sehingga tidak sah dan ilegal," tegas SBY dalam konferensi pers di kediamannya, di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat malam.

Menurut SBY, setidaknya ada empat syarat ketentuan dalam pasal 81 ayat 4 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat (PD). Untuk dapat menggelar Forum KLB Partai Demokrat. Keempat ketentuan itu ialah,  KLB bisa diselenggarakan atas permintaan majelis tinggi Partai Demokrat, direstui satu per tiga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat, direstui satu per dua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat, dan disetujui majelis tinggi Partai Demokrat.

"Majelis tinggi yang saya pimpin yang terdiri dari 16 orang tak pernah meminta KLB, DPD Tak satupun yang mengusulkan, DPC hanya tujuh persen, dan saya sebagai ketua majelis tinggi tidak pernah menyetujui," sambung SBY saat konferensi pers tersebut. "Forum KLB jelas tidak sah, sehingga AD/ART tidak sah. Jadi, kalau KSP Moeldoko, menanyakan keabsahan AD/ART dan merasa cukup puas, KSP Moeldoko salah besar," Lanjut pak SBY.

Dalam acara Forum KLB Partai Demokrat yang digelar di Hotel The Hill Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Secara sah mengangkat Moeldoko menjadi Ketua Umum Demokrat yang baru dan menggeser kedudukan AHY dalam partai. KSP Moeldoko mengalahkan pesaingnya Marzuki Alie yang merupakan eks anggota Partai Demokrat versi AHY, setelah nama keduanya diajukan peserta KLB dalam sidang yang dilakukan dengan ketua sidang Jhoni Allen Marbun.