Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Asal Usul Isu Jabatan Presiden 3 Periode

Asal Usul Isu Jabatan Presiden 3 eriode

Kepoingue.com - Isu masa jabatan Presiden 3 Priode kembali dihembuskan oleh kelompok anti pemerintah, salah satu Amien Rais. Tentunya komentar Amien Rais atas usulan Presiden 3 Priode sudah ada sejak lama dan terkesan basi di era sekarang yang penuh dengan nilai demokrasi. 

Pro kontra usulan Presiden 3 periode, sebenarnya argumennya sudah dipatahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak menjadi boomerang demokrasi yang susah payah direbut saat era Presiden Suharto. 

Menurut Presiden Jokowi ada yang ingin menampar wajahnya didepan publik dengan menggunakan isu jabatan persiden 3 periode. "Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. Itu ada tiga (makna) menurut saya. Satu ingin menampar muka saya. Yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka. Yang ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja," ujar Presiden Jokowi saat ditemui oleh wartawan kepresidenan di  Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/12/2019) lalu. 

"Sekarang kenyataannya seperti itu kan. Ada yang lari, presiden dipilih MPR, ada yang lari presiden tiga periode, ada yang lari presiden satu kali, delapan tahun. Kan kemana-mana seperti yang saya sampaikan. Jadi, lebih baik, tidak usah amandemen," Lanjut Presiden Jokowi.

Sebelumnya rencana amandemen UUD 1945 okus pada wacana awal, yaitu melakukan amandemen terbatas pada pembahasan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Namun isu dan pembahasan itu justru melebar hingga perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode.

Sedangkan Amien Rais, menyebutkan ada upaya agar masa jabatan Presiden Jokowi diperpanjang menjadi 3 periode. Amien Rais menyebut skenario yang digunakan agar Jokowi dapat dipilih kembali yakni dengan meminta adanya sidang istimewa MPR, dan menambahkan masa jabatan untuk presiden dengan menggunakan kendaraan Pemilu serempak 2024 yang akan mendatang. 

Jauh sebelum dihembuskan kemasyarakat, isu dan pro kontra untuk presiden 3 priode sudah ada semenjak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut MPR yang diwakil oleh Wakil MPR Ahmad Basarah mengatakan "Kami belum pernah membahas isu masa jabatan presiden tersebut dan mengubahnya menjadi tiga periode," kata Basarah 

Selanjutnya ia meminta agar masyarakat bisa menyikapi dengan tegas bahwa ini harus disikapi dengan bijak, agar tidak menjadi simpang siur di tengah masyarakat. 

"Sejauh ini kami belum pernah memikirkan apalagi mengambil langkah-langkah politik untuk mengubah konstitusi hanya untuk menambah masa jabatan presiden menjadi tiga periode," tegas Basarah.

Menangapi isu masa jabatan presiden 3 priode, menurut Asrul yang juga merupakan politisi dari partai PPP mengatakan bahwa isu itu hanya sekedar jokes (lelucon) Amien Rais saja dan tidak perlu ditanggapi dengan serius. 

"Pak AR kan biasa melemparkan dugaan atau prasangka di ruang publik. Kami melihatnya itu political joke Pak AR saja," ujar Arsul diketahui bahwa pihak pendukung Presiden Jokowi seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) saja menolak akan isu tersebut dan mengangap tidak perlu diributkan, terlebih isu presiden 3 priode tidaklah relevan jika diterapkan dinegara seperti Indonesia.