Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akhirnya Kubu Moeldoko Bongkar Video SBY Ngaku Bukan Pendiri Demokrat

Akhirnya Kubu Moeldoko Bongkar Video SBY Ngaku Bukan Pendiri Demokrat

Kepoingue.com - Kubu Demokrat versi Moeldoko, membuka kepublik bahwa Susilo Bambang Yudhono (SBY) bukanlah pendiri partai. Hal tersebut didukung dengan adanya pengakuan SBY dalam video yang diputar oleh anggota KLB Demokrat.

Dalam video tersebut, menegaskan bahwa SBY hanya pendatang yang menjadi orang nomor satu dilingkungan Demokrat, akan tetapi SBY dikatan sudah melampaui batas kerena menjadikan Demokrat miliki keluarga Cikeas. 

“Ini pernyataan Pak SBY sendiri yang menyatakan dia bukan pendiri, dia hanya pendorong, ini tahun 2003 loh ini,” kata Tri Yulianto saat bicara soal keabsahan KLB yang menunjuk Moeldoko jadi Ketua Umum Partai Demokrat, Selasa (9/3/2021).

Bagaimanapun, kalimat-kalimat SBY yang diputar dalam video pengakuan tersebut sudah bisa memastikan bahwa SBY tidak memiliki campur andil dalam pendirian. 

“Saya ingin menyampaikan hal-hal yang menurut saya sangat mendasar untuk kita pahami dan kemudian kita jalankan secara bersama,” kata SBY. Lanjutnya

“Pertama adalah bagaimana proses Partai Demokrat ini lahir, meskipun setelah berdiri secara formal, saya tidak berada di dalamnya, tetapi sejarah mencatat, ALLAH SWT mencatat, bahwa saya memang yang mendorong lahirnya Partai Demokrat kita cintai ini,” lanjut SBY.

Kepala Badan Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat versi KLB Razman Nasution mengatakan saat ini tidak bisa lagi dibantah jika SBY bukan pendiri Partai Demokrat. 

'Sekarang tidak perlu lagi orang-orang membantah, tapi jelas bahwa Pak SBY sendiri yang sudah menjelaskan kepada publik sore hari ini, rekamannya masih utuh, dan jelas bahwa SBY bukan pendiri Partai Demokrat, beliau hanya mendorong, dan pasti banyak orang juga yang terlibat mendorong berdirinya partai politik,” ujar Razman.

Razman mengatakan, bahwa pihaknya yakin KLB yang digelar kubunya adalah sah menurut hukum. Atas keyakinannya tersebut, Razman menyatakan siap jika KLB diuji di Kemenkumham dan PTUN jika pihak Agus Harimurti Yudhoyono melakukan gugatan.

“AD/ART dari Partai Demokrat yang dikeluarkan pada 2020, berdasarkan kongres 2020 yang menetapkan Agus Harimurti Yudhoyono melanggar ketentuan partai politik nomor 2 tahun 2011 pasal 5, pasal 23, dan pasal 32,” kata Razman.

Dengan demikian, Razman dan kubu Moeldoko memastikan bahwa SBY akan kalah dalam perlawanan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Selain itu Demokrat kubu Moeldoko berkeyakinan bahwa Kemenkum HAM akan memberikan restu untuk mereka.