Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips dan Kiat Sukses Menulis Opini Untuk Media Massa Nasional

tips menulis opini

Kepoingue.com - Menulis opini untuk media massa yang sudah nasional tentunya akan sangat merepotkan, apalagi penulis merupakan seseorang yang baru memulai untuk menjadi author. Akan tetapi tidak semua media massa nasional mengacuhkan tulisan yang dikirim oleh penulis kepadanya.

Menulis opini pada media sendiri seperti blogger ataupun lainnya mungkin akan lebih mudah, namun akan berbeda jika menulis untuk media massa nasional. Tingkat kesulitan tentunya akan bertambah, selain itu tanda baca ataupun penalaran tulisan kadang-kadang menjadi pertimbangan penting apalagi tema tersebut merupakan tema opini.

Beberapa media massa seperti Kompas, Detik, Republika, Tempo, Thejakartapost, Idntime, dan beberapa situs media online yang memiliki produk majalah ataupun koran harian membuka lebar untuk siapa saja mengirimkan tulisan opini ataupun lainnya pada medianya. Sebagai orang yang menyukai kegiatan menulis di media, tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan untuk tulisannya dipublikasikan di media massa nasional.

Akan tetapi, beberapa tulisan yang pernah ditulis oleh penulis mendapatkan tempat untuk dipublikasikan di beberapa media massa pada poin diatas. Entah apa, dipublikasikan tulisan tersebut namun penulis bisa mengambil beberapa kesimpulan seperti data dan tidak adanya orang yang menulis hal tersebut.

Berikut kiat sukses menulis opini di media massa nasional

1. Memiliki data yang bisa dipertanggung jawabkan, setiap tulisan opini diharuskan memiliki data yang valid atau bisa dipertanggung jawabkan oleh penulis dalam tulisan tersebut.

2.  Memperhatikan topik atau permasalahan yang diangkat dalam tulisan opini tersebut, sebab tidak sembarangan topik bisa dipublikasikan oleh media massa. Selain topik hangat seperti topik yang lagi trend ataupun topik yang sudah jadul namun point yang disampaikan memiliki nilai yang sangat penting.

3.  Memilih tema yang tepat pada topik tulisan opini, bisa saja menggunakan tema tokoh namun dibalut dengan masa sekarang dan lainnya.

4.  Memaksimalkan kesalahan pada tulisan opini seperti tanda baca, titik dan koma, kata kerja ataupun kata tempat agar menjadi pertimbangan.

5.  Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap tulisan, kamu bisa menggunakan KBBI Online untuk mengecheck kebenaran EYD dalam kalimat tersebut.

Tips memulai tulisan opini untuk media massa dan koran nasional

1.  Lead tulisan, Lead adalah tulisan pembuka dalam setiap tulisan baik di koran maupun media daring. Lead merupakan ujung tombak yang memiliki peran krusial dimana akan dihadapkan langsung kepada pembaca. Jika lead menarik maka tulisan akan dilanjutkan oleh pembaca, jika lead tulisan tidak menarik maka pembaca akan cuek dan akan menutup serta meninggalkan. Banyak jenis atau macam-macam lead seperti lead ringkasan, lead deskriptif, lead bercerita, lead bertanya ataupun lead kutipan yang bisa digunakan.

2. Menyiapkan pointer (penunjuk) jika sudah menemukan tema ataupun topik tulisan opini, sebaiknya menyiapkan pointer sebagai penunjuk jalan masuknya sebuah kalimat tulisan tersebut.

3. Menggunakan KBBI dan Sinonim kata, bagi penulis besar akan meninggalkan point ini namun untuk kita yang masih awam dalam menulis kalimat sesuai dengan EYD Bahasa Indonesia point ini sangat diperlukan. Tentunya, akan menguatkan bahasa tulisan kamu dimedia massa nasional.

4. Menghilangkan kalimat pengulangan ataupun ejaan yang sama. Sebagai contoh setiap paragraf biasanya akan memiliki tulisan dengan minimal 4 baris kata setiap paragrafnya. Kebiasaan yang sering sekali menulis kalimat dan, semestinya, menggunakan, akan tetapi, tetapi dan beberapa kalimat lainnya.

5. Mengedit tulisan dengan bantuan software seperti google document agar mengetahui kesalahan tulisan, seperti kalimat yang memiliki double huruf ataupun lebih.

Tips dan triks ini bisa digunakan untuk kamu yang ingin menulis di media massa nasional. Perlu diperhatikan kembali, bahwa setiap tulisan akan dipublikasikan oleh media dengan memberikan notifikasi ataupun sebaliknya. Media massa yang sangat ketat dalam penyeleksian tulisan sejauh ini yang penulis temui adalah media miliki kompas. Jangan patah semangat, setiap tulisan memiliki pembaca masing-masing jika gagal itu hal biasa terus menulis opini untuk media massa nasional sampai tulisan kamu dipublikasikan.