Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SEL


Tokoh-tokoh:

Robert Hooke (1655)
Menggunakan bagian mikroskop untuk menggambarkan pori kecil pada irisan gabus, yaitu sel.

Antoni Van Leuwenhoek (1674)
Membuat dan menggunakan mikroskop cahaya sederhana melaporkan penemuan protoazoa (berikutnya sekitar 9 tahuan kemudian di temukan bakteri)

Schleiden dan Schwann (1838)
Mengusulkan teori sel, bahwa sel terjdai setelah 20 tahun kemudian, ketika Rudolph Virchow, ahli Patologi Jerman mempublikasikan teori Omnis Cellula e celulla” artinya semua sel berasala dari sel sebelumnya.

Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari suatu makhluk hidup.

Ciri-ciri sel:
· Ukuran mikroskopis (bersifat nanometer 10­­­-9 sampai dengan mikrometer 10-6)
· Dapat ditembus cahaya
· Dibutuhkan teknik pewarnaan untuk mempelajari lebih lanjut


PEBEDAAN SEL HEWAN DAN TUMBUHAN
Sel Hewan
Sel Tumbuhan
1. Tidak memiliki dinding sel
1. Memiliki dinding sel dan membran sel
2. Tidak memiliki plastida
2. Umumnya memiliki plastida
3. Memiliki lisosom
3. Tidak memiliki lisosom
4. Memiliki sentrosom
4. Tidak memiliki sentrosom
5. Timbunan zat berupa lemak dan glikogen
5. Timbunan zat berupa pati
6. Bentuk tidak tetap
6. Bentuk tetap
7. Pada hewan tertentu memiliki vakuola, ukuran kecil, sedikit
7. Memiliki vakuola ukuran besar, banyak



Berdasarkan ada tidaknya membran inti sel dibedakan menjadi:
1. Memiliki membran nukleus (Eukariotik)
2. Tidak memiliki membran inti (Prokariotik) Contohnya: Bakteri, Cyanobakteria, dan alga hijau biru.

STRUKTUR DAN FUNGSI PERMUKAAN SEL DAN ORGANEL-ORGANEL SEL
1. Struktur dan Fungsi Permukaan Sel
a. Membran Plasma (membran sel)
· Letak: mengelilingi cairan sel (sitoplasma) dan organel-organel sel.
· Terdiri dari dua lapis fosfolipid, mengandung fosfolipid yang berbeda
· Fungsi: Melindungi isi sel, memberikan bentuk pada sel, tempat perpindahan materi dari dan ke dalam sel.
· Terdapat 3 macam proses keluar dan masuknya substansi melalui membran plasma:
1) Difusi sederhana
2) Difusi berfasilitas, keluar dan masuknya ion atau molekul yaitu a) dengan perantara pori yang dibentuk oleh protein; b) dengan berdifusi langsung melalui fase lipid membran (urea, etanol); c) ditangkap oleh ionofor (Ca2+); d) di ikat oleh Carrier atau transporter, protein yang merubah konformasi dan melepaskan muatannya (ex: Cl-) kearah yang beralawanan.
3) Transport aktif
Pemindahan ion melalui membran plasma membutuhkan energi, khsusunya terjadi ketika perpindahan ion melawan gradien konsentrasi (dari rendah ke tinggi).
· Terjadi peristiwa difusi dan osmosis, difusi: transport ion dan molekul melintasi membran, pergerakan air dari dan ke suatau sel melalui membran semi permeabel
b. Dinding Sel
· Hanya dimiliki oleh sel tumbuhan, bakteri, dan beberapa fungi
· Berfungsi sebagai penguat dan pelindung
· Sebagaian besar tumbuhan disusun oleh selulosa (polisakarida dengan berat molekul yang tinggi) tersusun beberapa lapis membran di atas membran sel.
· Pada tumbuhan terdiri atas tiga bagian: lamela tengah, dinding primer, dan dinding sekunder.
· Pada bakteri menandung polisakarida, lipid, dan peptidoglikan (rantai pendek asam, amino dan gula)
c. Glikokaliks
· Disebut juga selaput gula pada sel hewan yang terdiri dari molekul glikolipid dan glikoprotein.
· Banyak ditemukn pada permukaan epitel


2. STRUKTUR DAN FUNGSI ORGANEL-ORGANEL SEL
1. Sitoplasma
Merupakan substansi semicair dilindungi oleh membran plasma, mengandung organel-organel dan molekul yang bertanggung jawab pada metabolisme dan beberapa fungsi sel.
2. Nukleus (inti sel)
Pada eukariotik menyimpan materi genetik (DNA) yang ditempatkan pada kromosom
3. Ribosom
Disusun oleh dua sub unit RNA, dan tempat terjadinya sintesis protein.
4. Retikulum Endoplasma
Terdiri dari RE kasar dan RE halus
RE kasar tempat terjadinya sintesis , modifikasi dan transport protein, sedangkan RE halus sebagai transpor dan sintesis lemak, steroid dan detoksifikasi
5. Badan/ aparatus golgi
Tempat molekul dibuat di dalam RE, dimodifikasi dan dikemas untuk dikirim ke sitoplasma.
6. Vakuola
Dapat menyimpan cairan, nutrisi, dan cairan tidak bermuatan, juga limbah. Merupakan suatu bentuk fagositosis, ketika mengambil cairan disebut pinositosis, mengambil benda padat disebut endositosis, dan mengeluarkan benda padat eksositosis.
7. Vesikel Berselaput
8. Lisosom
Menandung bermacan enzim penghancur dan pencerna bahan-bahan dan sisa-sisa sel.
9. Perosisom
10. Mitokondria
Organel yang mereplikasi diri, ditemukan dalam semua sel eukariotik. Memiliki membran luar dan membran dalam disebut krista tempat dibentuknya ATP, dan daerah pusat matriks.
11. Plastida
Merupakan tempat fotosintesi pada sel tumbuhan, atau tempat penyimpanan bermacam nutrisi dan pigmen (kloroplas berwarna hijau dan leukoplas tidak berwarna
12. Sitokesleton
13. Sentriol
14. Silia dan Flagela