Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

[Kukira Sekedar Menghapus Nama itu Mudah] Ratusan jam yang lalu aku berkata pad...


[Kukira Sekedar Menghapus Nama itu Mudah]

Ratusan jam yang lalu aku berkata pada hatiku sendiri untuk tidak lagi memaksamu tinggal. Bukan karena rasa ini sudah hilang, tapi aku tau kau sudah lelah untuk mengertiku lebih lama. Maka kulapangkan hati untuk mengantarkanmu berdiri lagi.
Tidak ada yang setuju untuk mengatakan pulang itu urusan gampang. Kamu terbiasa duduk bersama, mengalun musik sembari menikmati teh direrintihan hujan, membayangkan masa depan, dan sekarang semua aktivitas itu harus dipatahkan, hanya karena dua ego yang saling enggan untuk disusutkan.
Mungkin mencari baru juga urusan gampang, itu yang dikatakan lisan. Tapi mencari baru bukan berarti semangat hidupmu akan tumbuh karena yang sepertimu tidak bisa dicari dalam riuh, itu yang dikatakan hati.
Semua percakapan hingga pagi buta sekarang hanyalah lagu rindu yang melankolis, yang terputar ketika virus begadang lagi lagi menyerang. Disitulah hari hari mencekam setelah kehilangan. Mengatakan rindu memang urusan gampang, tapi obat rindu di keadaan sekarang susah untuk ditemukan.
Yang tersisa hanya rindu diam diam, lalu menikam diam-diam.
by: lutfiaariba
#poetry #photography #phosphenous



Source