Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Anies Diminta Pecat ASN Yang Berafiliasi Dengan Ormas Terlarang, Apa Berani?

Anies Diminta Pecat ASN Yang Berafiliasi Dengan Ormas Terlarang, Apa Berani?

Kepoingue.com- Hebohnya berita Surat Edaran Bersama tentang pelarangan Aparatur Sipil Negara (ASN) berafiliasi dengan kelompok ormas terlarang. Tampaknya disambut baik oleh sebagian kepala daerah di Indonesia, walaupun demikian banyak juga yang menolak seperti Gubernur DKI Jakarta.

Banyaknya kasus dilapangan yang melibatkan ASN dalam mendukung kelompok radikal nampaknya langsung ditanggapi dengan serius dari 3 Kementerian. Diantara kementerian tersebut adalah Menteri PAN RB ( Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia) yang mengurusi berbagai permasalahan ASN.

Seperti diketahui, bahwa Gubernur Ganjar Pranowo dalam beberapa hari yang lalu mewanti-wanti untuk setiap ASN dalam lingkungan pemerintahan Jawa Tengah agar tidak ikut-ikutan berhubungan dengan ormas radikal. Jika tidak, maka Ganjar tidak akan segan-segan untuk memecat atau memberhentikan secara tidak terhormat. Tentunya hal tersebut akan berdampak pada ekonomi ASN tersebut, jika berhenti sesuai aturan seperti pensiun maka ASN mendapatkan pesangon di hari tua. Akan tetapi jika ASN dipecat secara tidak hormat maka hak pensiun tidak akan diberikan oleh pemerintah.

“Maka kalau ada yang nekat hari ini, hanya satu saja jawabannya. Mesti tak copot. Ini saya ingatkan terus menerus agar semuanya bisa bekerja dengan baik dan menjaga integritas,” ucapnya.

Sayangnya, aturan tersebut kemungkinan besar tidak akan diikuti oleh Anies Baswedan. Pasalnya, Anies dan beberapa kelompok ormas terlarang di Indonesia seperti eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) serta Front Pembela Islam (FPI) merupakan kesatuan yang tidak dipisahkan. Di tahun 2017 saat pilkada Dki Jakarta, isu agama menjadi bahan utama Anies mengeruk suara di Wilayah Jakarta. Selain itu, dukungan HTI dan FPI sangat kuat untuk mengalahkan Ahok saat itu, apalagi kelompok HTI sangat membenci Ahok.

Selain dukungan kedua ormas Islam garis keras tersebut, ASN nampak nya terang-terangan mendukung Anies Baswedan untuk menjadi Gubernur mereka. Penulis masih ingat betul bagaimana isu sektarian yang dimainkan oleh Anies sampai saat ini masih menjadi boomerang baginya. Seperti surat edaran tersebut, Anies dituntut oleh banyak masyarakat untuk memberhentikan ASN yang berafiliasi secara langsung pada kelompok-kelompok radikal, namun Anies tidak mungkin memberhentikan sebab antara Anies dan kelompok tersebut masih memiliki hutang budi ~ Begitulah Kura-Kura