Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Tank Berbelok? - EB

Dunia teknologi semakin berkembang seiring berjalannya waktu. Biasanya, hal tersebut diikuti juga oleh teknologi kemiliteran.

Sejak masa Perang Dunia 1, tank sudah diciptakan. Tujuan utama pembuatan dan penggunaan tank di perang parit adalah mendukung infanteri untuk maju menyerang parit musuh.

Saat itu, desain tank masih sangat besar dan kurang mobilitas. Lama-kelamaan, tank mulai diadaptasi dengan keadaan medan. Pembuatan tank ringan, tank sedang, dan tank berat mulai dilakukan. Tank tank tersebut mulai digunakan saat Perang Dunia 2.

Di balik kesuksesan tank di medan perang, ada mekanisme yang mungkin membuat banyak orang awan kebingungan. Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah bagaimana tank bisa berbelok.

Bagaimana tank bisa berbelok?

Centauro | Wikipedia

Memang, sebagian besar tank menggunakan roda rantai yang tidak bisa bergerak kanan kiri seperti mobil pada umumnya. Namun, ada juga tank yang menggunakan roda sebagai penggeraknya, contohnya saja tank B1 Centauro milik Italia. Karena digerakan oleh roda, tank ini berbelok seperti mobil pada umumnya, dengan sedikit perbedaan di setiap roda.

Bagaimana dengan roda rantai?

Sebelumnya, tujuan digunakannya roda rantai pada tank sendiri adalah meningkatkan mobilitasnya di segala medan. Dengan roda rantai, memudahkan tank bergerak danberbelok di hampir semua kondisi tanah.

Menghentikan salah satu rodanya

Abrams berbelok | pinterest

Tank memiliki dua roda, yaitu bagian kanan dan bagian kiri. Saat ingin berbelok, kru pengemudi hanya tinggal mematikan kuas di arah yang ingin dibeloki. Kuas tersebut terhubung dengan transmisi atau bahkan secara langsung dengan mesin.

Saat tuas kiri dimatikan, roda rantai bagian kiri akan berhenti sedangkan roda kanan tetap berjalan. Hal ini tentu membuat tank bergerak ke arah kiri, bukan? Namun, metode ini biasanya hanya dilakukan saat tank dalam kondisi berjalan karena akan sulit dilakukan jika tank dalam kondisi berhenti.

Membuat satu roda maju dan roda lainnya mundur

Cara yang satu ini merupakan cara yang lebih cepat untuk memutar sebuah tank. Jika cara pertama lebih efektif digunakan saat melaju, cara kedua ini digunakan saat tank kondisi diam atau berhenti.

Saat tank ingin berbelk ke kanan, kru akan membuat roda bagian kanan bergerak ke belakang dan roda bagian kiri bergerak maju. Dengan cara ini, tan akan berbelok lebih cepat di tempat.